breadcrumb
breadcrumb
menu
Menu Cepat
Artikel Kampus
Informasi & berita terbaru
UNDARIS dan Komunitas Pemuda Bahas Upaya Cegah Kekerasan di Kampus
UNDARIS bersama LBH APIK, ARUNIKA, dan ARKASA membahas edukasi, pendampingan, dan kampanye untuk mencegah kekerasan seksual berbasis gender di kampus.
Kampus seharusnya menjadi tempat mahasiswa belajar dengan tenang, bertemu banyak orang, dan mengembangkan diri. Karena itu, ketika ada persoalan kekerasan berbasis gender (KBG), mahasiswa perlu tahu bagaimana mengenalinya, mencegahnya, dan mencari bantuan jika masalah terjadi.
Hal inilah yang dibahas dalam pertemuan antara LBH APIK, Komunitas ARUNIKA, dan ARKASA. Pertemuan tersebut membicarakan peluang kerja sama untuk membuat edukasi, pendampingan, dan kampanye mengenai pencegahan kekerasan yang lebih dekat dengan kehidupan mahasiswa.
Mahasiswa Perlu Mendapat Edukasi yang Mudah Dipahami
Tidak semua mahasiswa tahu seperti apa perilaku yang termasuk kekerasan berbasis gender (KBG) atau apa yang sebaiknya dilakukan ketika mengalaminya. Karena itu, edukasi tentang persoalan ini perlu disampaikan dengan cara yang mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan sehari-hari mahasiswa.
Salah satu upaya yang dibahas adalah membuat kampanye kreatif melalui media yang dekat dengan anak muda. Harapannya, informasi mengenai pencegahan kekerasan tidak hanya menjadi materi yang dibaca, tetapi juga lebih mudah dipahami dan diingat.
Baca juga: Mengenali Minat sebelum Memilih Jurusan S1 Manajemen
Mahasiswa Perlu Tahu Harus Mencari Bantuan ke Mana
Edukasi saja belum cukup ketika mahasiswa sudah menghadapi persoalan. Mereka juga perlu mengetahui tempat untuk mencari bantuan, mendapatkan pendampingan, dan melaporkan masalah dengan cara yang aman.
Karena itu, pembahasan kerja sama ini juga mencakup layanan pendampingan dan penanganan yang lebih responsif terhadap korban. Pengalaman LBH APIK dalam bidang hukum dapat dipadukan dengan kedekatan komunitas pemuda dengan lingkungan mahasiswa.
Komunitas Mahasiswa Bisa Ikut Menjaga Lingkungan Kampus
Menciptakan lingkungan kampus yang aman bukan hanya tugas pihak kampus atau lembaga pendamping. Mahasiswa juga dapat ikut berperan dengan lebih peka terhadap keadaan di sekitarnya dan tidak menganggap persoalan kekerasan sebagai sesuatu yang boleh dibiarkan.
Dalam rencana kolaborasi tersebut, ARUNIKA dan ARKASA didorong untuk menjadi penggerak di lingkungan mahasiswa. Peran ini dapat membantu menyampaikan informasi sekaligus mendorong mahasiswa untuk lebih peduli terhadap persoalan sosial di lingkungan kampus.
Baca juga: Ciri-ciri Pengajar Agama Siap Melanjutkan Kuliah Jurusan S1 Pendidikan Agama Islam
Kampus Aman Dimulai dari Hal yang Sering Dianggap Sepele
Upaya mencegah kekerasan di kampus tidak selalu dimulai dari program besar. Pengetahuan tentang batasan perilaku, keberanian mencari bantuan, dan lingkungan yang mau saling peduli juga menjadi bagian penting dari pencegahan.
Pertemuan LBH APIK, ARUNIKA, dan ARKASA menunjukkan adanya upaya untuk membangun pendekatan yang lebih dekat dengan mahasiswa. Edukasi, pendampingan, dan keterlibatan komunitas dapat menjadi bagian dari langkah untuk menciptakan ruang belajar yang lebih aman.
Memilih Kampus Juga Perlu Melihat Lingkungan Belajarnya
Bagi calon mahasiswa, memilih kampus bukan hanya soal jurusan, biaya kuliah, atau lokasi. Lingkungan belajar, kegiatan mahasiswa, dan kesempatan untuk berkembang juga penting untuk dipertimbangkan.
Kalau kamu sedang mencari informasi jurusan, metode pembelajaran, jadwal, dan biaya kuliah, kamu bisa mulai dari kelaskaryawan.id. dan undaris.id. Ikuti juga Instagram dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah agar tidak ketinggalan berita pendidikan tinggi dan informasi kuliah terbaru.
Kalau sudah menemukan jurusan dan metode kuliah di UNDARIS yang sesuai, kamu bisa langsung daftar kuliah secara online. Karena Perubahan Dimulai dari #BeraniKuliah.
Hubungi layanan kami
Pusat Bantuan Kampus
Kampus UNDARIS • Jl. Tentara Pelajar, Ungaran Timur, Semarang, Jawa Tengah 50514
Tagged (Tags) :
© 2026 Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI. All rights reserved.
UNDARIS